Artikel ini ditulis untuk menjawab pertanyaan penanya tentang bagaimana cara setting GPRS dan MMS lewat kartu AXIS. Berdasarkan pengalaman saya pribadi ketika pertama kali menggunakan kartu AXIS, memang waktu itu saya sendiri juga agak kesulitan waktu mau mengaktifkan GPRS, MMS, dan Streaming tetapi setelah diotak-atik sendiri akhirnya ketemu juga, berikut ini caranya :
> Untuk pertama kali kita aktifkan terlebih dahulu kartu perdana AXIS kita, dengan cara register ke AXIS ;
> Setelah kita aktifkan kartu perdana AXIS kita, selanjutnya kita akan melakukan pengaturan/ setting-an untuk GPRS, MMS, dan Streaming.
Ada 3 (tiga) cara untuk mengaktifkannya, yaitu :
- Secara Manual ;
- Via OTA (On The Air) ; dan
- Melalui Website.
Berikut ini langkah-langkahnya :
I. Manual
GPRS :
- Connection Name : AXIS
- Access Point Name (APN) : AXIS
- User Name : axis
- Data Bearer : GPRS atau PS
- Prompt Password : no
- Password : 123456
- Authentication : normal
- Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
- Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
- Homepage : http://wap.axisworld.co.id
- Connection Security : off
- Session Mode : permanent
MMS :
- Connection Name : AXISmms
- Access Point Name (APN) : AXISmms
- User Name : axis
> Untuk pertama kali kita aktifkan terlebih dahulu kartu perdana AXIS kita, dengan cara register ke AXIS ;
> Setelah kita aktifkan kartu perdana AXIS kita, selanjutnya kita akan melakukan pengaturan/ setting-an untuk GPRS, MMS, dan Streaming.
Ada 3 (tiga) cara untuk mengaktifkannya, yaitu :
- Secara Manual ;
- Via OTA (On The Air) ; dan
- Melalui Website.
Berikut ini langkah-langkahnya :
I. Manual
GPRS :
- Connection Name : AXIS
- Access Point Name (APN) : AXIS
- User Name : axis
- Data Bearer : GPRS atau PS
- Prompt Password : no
- Password : 123456
- Authentication : normal
- Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
- Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
- Homepage : http://wap.axisworld.co.id
- Connection Security : off
- Session Mode : permanent
MMS :
- Connection Name : AXISmms
- Access Point Name (APN) : AXISmms
- User Name : axis
- Data Bearer : GPRS atau PS
- Prompt Password : no
- Password : 123456
- Authentication : normal
- Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
- Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
- Homepage : http://mmsc.AXIS
- Connection Security : off
- Session Mode : permanent
Streaming :
- Connection Name : AXISstream
- Access Point Name (APN) : AXIS
- User Name : axis
- Data Bearer : GPRS atau PS
- Password : 123456
- Use Proxy : no
II. Via OTA
Kirim lewat SMS, dengan mengetikkan :
DATA (spasi) MerkHP (spasi) Tipe HP
Misalnya : DATA NOKIA 6600 kemudian kirimkan ke 2288 (gratis).
III. Melalui Website
Untuk melakukan pengaturan/ setting-an melalui website anda dapat mengunjungi http://www.axisworld.co.id atau untuk cepatnya klik disini.
> Jika handphone anda sudah melakukan setting melalui salah satu cara di atas, sekarang berarti handphone anda sudah siap/bisa digunakan untuk koneksi internet.
> Selamat mencoba.
Terus terang waktu ngetik artikel ini saya ngak tau nih, bermanfaat atau ngak artikel ini, kalo bermanfaat ya alhamdulillah. Ini sebetulnya sekedar pengalaman waktu komputer di kantor kena virus, semua file-file type-nya berubah deh jadi application, dan ukurannya sama pula, kalo ngak salah ukurannya jadi 700-an Kb, he..he.., macem-macem aja. Saya lupa lagi tuh nama virus-nya, barangkali rekan-rekan ada yang tau.
Oh iya, sebetulnya jika kita menggunakan anti virus yang bagus, yang bisa langsung sekalian ngembaliin file-file yang dihidden menjadi seperti semula, tentu ini lebih baik, kita ngak perlu susah-susah kayak gini.
Nah, ini khusus bagi yang mengalami seperti saya, yang setelah dibersihkan menggunakan antivirus, tetapi file-filenya masih belum tampak seperti semula/ masih tersembunyi (dihidden) oleh virus. Cara untuk menampilkan kembali file-file yang disembunyikan/ dihidden oleh virus, adalah sebagai berikut :
- Sebelumnya pastikan bahwa komputer kita sudah bersih dari virus, kalo belum bersihkan dahulu dengan anti virus;
- Setelah bersih, kita buka Windows Explorer;
- Klik Tools -> Folder Options... -> pilih Tab View;
- Pada bagian Hidden files and folders -> klik pilihan Show Hidden files and folders
- Pastikan Hide extensions for known file types dan Hide protected operating system files (Recommended) tidak dicentang untuk melihat file mana yang di hidden dan dikunci oleh virus;
- Setelah kita tahu file mana yang di hidden dan dikunci, dengan cara mengklik kanan file tersebut, kemudian pilih properties;
Langkah berikutnya untuk mengembalikan sistem file yang sudah dikunci dan di hidden tersebut dengan mengikuti langkah berikut :
- Start -> Pilih Run -> ketik cmd kemudian pilih Ok;
akan muncul misalnya : C:\Documents and Settings\EDP>
- Pilih drive tempat data yang tadi di hidden misalnya drive D, kita ketik D : -> kemudian klik enter;
Contoh : C:\Documents and Settings\EDP>D: (lalu Enter)
Sebagai contoh, misalnya file yang di hidden adalah folder COBA atau file BOLA.xls, maka perintahnya sebagai berikut :
- D:\>attrib COBA –s –h (lalu enter)
- D:\>attrib BOLA.xls -s -h (lalu enter)
Sekarang file yang tadi di hidden sudah tidak disembunyikan dan dikunci lagi sehingga kita dapat membuka file tersebut seperti biasanya.
- Selesai.
Oh iya, sebetulnya jika kita menggunakan anti virus yang bagus, yang bisa langsung sekalian ngembaliin file-file yang dihidden menjadi seperti semula, tentu ini lebih baik, kita ngak perlu susah-susah kayak gini.
Nah, ini khusus bagi yang mengalami seperti saya, yang setelah dibersihkan menggunakan antivirus, tetapi file-filenya masih belum tampak seperti semula/ masih tersembunyi (dihidden) oleh virus. Cara untuk menampilkan kembali file-file yang disembunyikan/ dihidden oleh virus, adalah sebagai berikut :
- Sebelumnya pastikan bahwa komputer kita sudah bersih dari virus, kalo belum bersihkan dahulu dengan anti virus;
- Setelah bersih, kita buka Windows Explorer;
- Klik Tools -> Folder Options... -> pilih Tab View;
- Pada bagian Hidden files and folders -> klik pilihan Show Hidden files and folders
- Pastikan Hide extensions for known file types dan Hide protected operating system files (Recommended) tidak dicentang untuk melihat file mana yang di hidden dan dikunci oleh virus;
- Setelah kita tahu file mana yang di hidden dan dikunci, dengan cara mengklik kanan file tersebut, kemudian pilih properties;
Langkah berikutnya untuk mengembalikan sistem file yang sudah dikunci dan di hidden tersebut dengan mengikuti langkah berikut :
- Start -> Pilih Run -> ketik cmd kemudian pilih Ok;
akan muncul misalnya : C:\Documents and Settings\EDP>
- Pilih drive tempat data yang tadi di hidden misalnya drive D, kita ketik D : -> kemudian klik enter;
Contoh : C:\Documents and Settings\EDP>D: (lalu Enter)
Sebagai contoh, misalnya file yang di hidden adalah folder COBA atau file BOLA.xls, maka perintahnya sebagai berikut :
- D:\>attrib COBA –s –h (lalu enter)
- D:\>attrib BOLA.xls -s -h (lalu enter)
Sekarang file yang tadi di hidden sudah tidak disembunyikan dan dikunci lagi sehingga kita dapat membuka file tersebut seperti biasanya.
- Selesai.
Berikut ini beberapa tips yang mungkin bermanfaat untuk mencegah agar account kita tidak dibajak oleh pihak lain :
- Jangan membuat password yang mudah di tebak seperti nama anak, tanggal lahir, plat nomor kendaraan, nama pasangan anda, dll. Usahakan untuk membuat password yang rumit dan seunik mungkin, gunakan kombinasi alphabet, numerik dan spesial karakter. Gunakan tombol shift untuk membuat password menjadi lebih rumit, perhatikan contoh password berikut : xyz^%$#@! disini kita membuat password "xyz" ditambah dengan menekan tombol shift dengan angka 654321.
Selain itu ada yang menyarankan, jika memungkinkan jangan gunakan huruf latin sebagai password anda tapi gunakanlah huruf kanji atau yang sejenis nya sebagai password anda. Gunakan google translate untuk menggenerate huruf kanji tersebut. Hal ini bertujuan agar spyware tidak dapat membaca password dalam bentuk huruf kanji karena pada umumnya spyware hanya dirancang untuk membaca data huruf latin;
- Rutinlah mengganti password kita;
- Jangan pernah menggunakan password yang sama untuk account dan email kita. Misalnya, kita memiliki email cobaxyz@yahoo.com dengan password test123 kemudian kita membuat account Facebook dengan email & password yang sama ini sangat tidak disarankan, sebisa mungkin kita harus membedakan password tersebut;
- Jika kita mempunyai Website dan menampilkannya di Facebook, maka sebaliknya kita jangan menampilkan Email pada Website. Kita boleh menampilkan Email yang tidak Anda pakai mendaftar di Facebook;
- Bagi pengguna Facebook setting agar alamat email kita tidak dapat dilihat semua orang kecuali kita sendiri, caranya klik Account -> Privacy Settings -> Custom -> Customize Settings -> Pada bagian Contact Information buat IM screen name dan email kita menjadi Only Me;
- Jangan mudah meng-add orang yang belum kita kenal;
- Jangan mudah percaya dengan pesan yang memberitakan bahwa kita memenangkan undian berhadiah, terkadang cracker mengirim pesan yang mengabarkan bahwa Account kita telah melanggar peraturan dan kita di minta untuk mengisi form username dan password, jika pesan ini hinggap di inbox kita, langsung saja hapus (delete);
- Hati-hati lah dimanapun kita berada, sekalipun kita browsing di public area seperti Hotspot, Warnet, sangat dimungkinkan terinstalnya Software Keylogger (appliasi untuk merekam apapun yang kita ketik), ataupun software untuk men-sniffer password kita;
- Bila kita browsing di komputer umum (warnet) dan kebetulan menggunakan browser mozilla firefox kita dapat mengaktifkan mode Private Browsing (tools - start private browsing atau dengan menekan tombol ctrl + shift + p ). Ini akan mengaktifkan mode private browsing dimana firefox tidak akan menyimpan cookies yang mungkin timbul selama anda browsing dengan browser firefox;
- Menggunakan program tambahan, dimana hal ini dapat dilakukan bila komputer yang kita gunakan memungkinkan kita untuk menginstall program ini terlebih dahulu sebelum kita browsing menggunakan komputer tersebut. Gunakan anti spyware untuk mencari spyware ataupun malware yang mungkin di tanam di komputer tersebut. Keyscramble gunanya untuk mengacaukan data tombol yang anda ketik di keyboard namun hasil di munculkan di layar adalah sesuai dengan yang kita ketikkan, hal ini bertujuan untuk mengacaukan pembacaan data ketikan keyboard yang di lakukan oleh spyware. Gunakan program antivirus internasional yang terupdate di komputer yang kita pakai;
- Bila kita menggunakan google chrome atau pun firefox untuk browsing kita dapat menggunakan addons/plugins lastpass (googling aja dimana downloadnya dan cara penggunaannya) yang mana addons ini setelah kita mengkonfigurasinya, kemudian kita mengunjungi web yang telah kita konfigurasi, maka login ke web tersebut akan di lakukan otomatis oleh plugins ini tanpa kita perlu mengetik lagi di keyboard sehingga spyware tidak dapat membaca apa yang telah kita ketikkan.
- Jangan membuat password yang mudah di tebak seperti nama anak, tanggal lahir, plat nomor kendaraan, nama pasangan anda, dll. Usahakan untuk membuat password yang rumit dan seunik mungkin, gunakan kombinasi alphabet, numerik dan spesial karakter. Gunakan tombol shift untuk membuat password menjadi lebih rumit, perhatikan contoh password berikut : xyz^%$#@! disini kita membuat password "xyz" ditambah dengan menekan tombol shift dengan angka 654321.
Selain itu ada yang menyarankan, jika memungkinkan jangan gunakan huruf latin sebagai password anda tapi gunakanlah huruf kanji atau yang sejenis nya sebagai password anda. Gunakan google translate untuk menggenerate huruf kanji tersebut. Hal ini bertujuan agar spyware tidak dapat membaca password dalam bentuk huruf kanji karena pada umumnya spyware hanya dirancang untuk membaca data huruf latin;
- Rutinlah mengganti password kita;
- Jangan pernah menggunakan password yang sama untuk account dan email kita. Misalnya, kita memiliki email cobaxyz@yahoo.com dengan password test123 kemudian kita membuat account Facebook dengan email & password yang sama ini sangat tidak disarankan, sebisa mungkin kita harus membedakan password tersebut;
- Jika kita mempunyai Website dan menampilkannya di Facebook, maka sebaliknya kita jangan menampilkan Email pada Website. Kita boleh menampilkan Email yang tidak Anda pakai mendaftar di Facebook;
- Bagi pengguna Facebook setting agar alamat email kita tidak dapat dilihat semua orang kecuali kita sendiri, caranya klik Account -> Privacy Settings -> Custom -> Customize Settings -> Pada bagian Contact Information buat IM screen name dan email kita menjadi Only Me;
- Jangan mudah meng-add orang yang belum kita kenal;
- Jangan mudah percaya dengan pesan yang memberitakan bahwa kita memenangkan undian berhadiah, terkadang cracker mengirim pesan yang mengabarkan bahwa Account kita telah melanggar peraturan dan kita di minta untuk mengisi form username dan password, jika pesan ini hinggap di inbox kita, langsung saja hapus (delete);
- Hati-hati lah dimanapun kita berada, sekalipun kita browsing di public area seperti Hotspot, Warnet, sangat dimungkinkan terinstalnya Software Keylogger (appliasi untuk merekam apapun yang kita ketik), ataupun software untuk men-sniffer password kita;
- Bila kita browsing di komputer umum (warnet) dan kebetulan menggunakan browser mozilla firefox kita dapat mengaktifkan mode Private Browsing (tools - start private browsing atau dengan menekan tombol ctrl + shift + p ). Ini akan mengaktifkan mode private browsing dimana firefox tidak akan menyimpan cookies yang mungkin timbul selama anda browsing dengan browser firefox;
- Menggunakan program tambahan, dimana hal ini dapat dilakukan bila komputer yang kita gunakan memungkinkan kita untuk menginstall program ini terlebih dahulu sebelum kita browsing menggunakan komputer tersebut. Gunakan anti spyware untuk mencari spyware ataupun malware yang mungkin di tanam di komputer tersebut. Keyscramble gunanya untuk mengacaukan data tombol yang anda ketik di keyboard namun hasil di munculkan di layar adalah sesuai dengan yang kita ketikkan, hal ini bertujuan untuk mengacaukan pembacaan data ketikan keyboard yang di lakukan oleh spyware. Gunakan program antivirus internasional yang terupdate di komputer yang kita pakai;
- Bila kita menggunakan google chrome atau pun firefox untuk browsing kita dapat menggunakan addons/plugins lastpass (googling aja dimana downloadnya dan cara penggunaannya) yang mana addons ini setelah kita mengkonfigurasinya, kemudian kita mengunjungi web yang telah kita konfigurasi, maka login ke web tersebut akan di lakukan otomatis oleh plugins ini tanpa kita perlu mengetik lagi di keyboard sehingga spyware tidak dapat membaca apa yang telah kita ketikkan.
Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai cara Turn Off Autoplay Windows XP, maka pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara mendisable/turn off autorun atau autoplay di Windows 7 dan Windows Vista.
Cara I :
Turn Off Autoplay melalui Control Panel
- Buka Control Panel -> Klik Hardware and Sound -> Klik Autoplay (untuk membuka jendela pengaturan Autoplay);
- Hilangkan tanda cek (v) pada kotak Use AutoPlay for all media and devices;
- Klik Save;
- Selesai.
Cara II :
Turn Off Autoplay melalui Group Policy Editor
- Klik Start -> Run -> ketik gpedit.msc -> lalu tekan Enter (kita akan masuk jendela Group Policy Editor);
- Klik User Configuration -> Administrative templates -> Windows Components -> pilih Autoplay Policies;
- Sekarang lihat di jendela setting sebelah kanan, klik (2x) Turn Off Autoplay;
- Pada jendela Turn Off Autoplay, klik pilih Enabled;
- Pada bagian Options (Turn off Autoplay on) di bawah, kita dapat memilih : CD-ROM Drives and removable drive atau All Drives;
- Klik OK;
- Selesai.
Cara I :
Turn Off Autoplay melalui Control Panel
- Buka Control Panel -> Klik Hardware and Sound -> Klik Autoplay (untuk membuka jendela pengaturan Autoplay);
- Hilangkan tanda cek (v) pada kotak Use AutoPlay for all media and devices;
- Klik Save;
- Selesai.
Cara II :
Turn Off Autoplay melalui Group Policy Editor
- Klik Start -> Run -> ketik gpedit.msc -> lalu tekan Enter (kita akan masuk jendela Group Policy Editor);
- Klik User Configuration -> Administrative templates -> Windows Components -> pilih Autoplay Policies;
- Sekarang lihat di jendela setting sebelah kanan, klik (2x) Turn Off Autoplay;
- Pada jendela Turn Off Autoplay, klik pilih Enabled;
- Pada bagian Options (Turn off Autoplay on) di bawah, kita dapat memilih : CD-ROM Drives and removable drive atau All Drives;
- Klik OK;
- Selesai.
Ini khusus bagi pengguna kartu dari Telkomsel, untuk rekan-rekan yang mempunyai handphone Taxco TX61, cara setting GPRS dan MMS-nya dilakukan secara manual, silahkan sesuaikan dengan parameter di bawah ini:
GPRS
Account/Connection Name : telkomsel (terserah anda)
APN : telkomsel (wap), internet (general)
Username : wap
Password : wap123
Authentication : normal
WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
Port : 9201 (standard) 8000 (proxy)
Homepage : http://wap.telkomsel.com
MMS
Account/Connection Name : tsel-mms (terserah anda)
APN : mms
Username : wap
Password : wap123
Authentication : normal
WAP Gateway IP Address : 10.1.89.150
Port : 9201 (standard) 8000 (proxy)
Homepage : http://mms.telkomsel.com
3G/HSDPA
Ketik 3G kirim SMS ke 3636 (tidak ada perubahan setting GPRS).
EDGE
Tidak perlu merubah setting GPRS.
Catatan :
Bagi pengguna handphone Taxco type lainnya, settingannya sesuaikan saja dengan parameter diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar